"GTKHN, PGRI,PERGUNU Lampung Tolak penghapusan CPNS Guru" - BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

Portal Berita Sai Bumi Ruwa Jurai

Breaking

Post Top Ad

Senin, 04 Januari 2021

"GTKHN, PGRI,PERGUNU Lampung Tolak penghapusan CPNS Guru"

 


foto : Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H. (Anggota Komisi X DPR-RI) , Slamet Riyono, S.Pd.S.D (Ketua GTKHN 35+ Provinsi Lampung), Jamaluddin Malik, M. Pd (Ketua PERGUNU Lampung), Drs. Suharto (Ketua PGRI Provinsi Lampung)


Bandar Lampung (5/1/2021) - setelah GTKHN  ( Guru & tenaga pengajar Kependidikan Honorer Non Kategori 35 tahun keatas), Propinsi Lampung melalui ketua nya Slamet Riyono, S.Pd.S.D. dilanjutkan PGRI (persatuan guru republik indonesia) Propinsi Lampung melalui ketua nya Drs. Suharto, giliran ketua PERGUNU (persatuan guru Nahdlatul Ulama) melalui ketua nya Jamaluddin Malik, M. Pd menyatakan menolak kebijakan pemerintah pusat yang berencana melakukan penghapusan rekruitmen guru menjadi CPNS.


"Sebagai pengurus PERGUNU Lampung kami menolak dan harap dikaji kembali rencana penghapusan CPNS guru, karena pelaksanaan rekruitmen melalui PPPK belum menjadi rasa tenang nya calon-calon guru, yang sudah sangat lama mengajar, mendidik, dan mengabdi untuk negara ini demi generasi bangsa yang unggul, berkualitas dan berakhlaq mulia," Tutur Jamaluddin via wa ke redaksi saburai online


"Dalam penantian melalui jalur K2, K3, itu merupakan harapan bagi teman-teman guru honorer yang mengharapkan jadi ASN, semoga pemerintah pusat memperhatikan keinginan para guru-guru di daerah yang dengan ikhlas dan tanpa pamrih mengabdi di daerah-daerah dan dipelosok-pelosok negeri. Jangan lukai hati kami, dengan tidak diperlakukan secara adil oleh negara ini seperti profesi lain yang mendapatkan penghargaan negara dengan diangkat sebagai PNS", tambah Jamaluddin.


Anggota komisi X DPR RI dapil lampung 1, Muhammad Kadafi menyatakan ; "kami dikomisi x akan berjuang semaksimal mungkin untuk menolak rencana pemerintah yang akan melakukan penghapusan formasi CPNS guru, rekruitmen melalui skema PPPK bukan merupakan alat legitimasi pemerintah untuk meniadakan rekruitmen CPNS Guru. PPPK hanya salah satu alternatif untuk memberikan solusi agar guru mendapatkan keadilan dengan mendapatkan upah yang layak, bukan berarti lalu dihapus jalur rekruitmen CPNS guru."


"Guru berperan besar terhadap pembentukan generasi bangsa ini, sudah selaknya guru harus mendapatkan tempat istimewa ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara ini, menjadikan guru sebagai ASN adalah wujud penghormatan negara dalam menghargai jasa para guru yang telah mengabdi dengan tanpa pamrih, oleh karena nya baik secara pribadi maupun sebagai anggota komisi x saya tidak setuju rencana penghapusan rekruitmen CPNS Guru, saya akan berjuang sekuat dan semaksimal saya untuk menolak kebijakan ini bersama-sama teman anggota komisi x lainnya, dan Alhamdulillah kemarin saya berkomunikasi dengan ketua komis x DPR RI bapak Syaiful Huda, beliau juga menolak rencana pemerintah ini. Tinggal nanti kita putuskan bersama dalam rapat komisi X". tambah kadafi yang juga Wakil Ketua PWNU Propinsi Lampung ini.

Post Bottom Ad