Ferdiansyah ; "yang bertanggungjawab terhadap Pendidikan di indonesia adalah MENDIKBUD RI" - BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

Portal Berita Sai Bumi Ruwa Jurai

Breaking

Post Top Ad

Minggu, 17 Januari 2021

Ferdiansyah ; "yang bertanggungjawab terhadap Pendidikan di indonesia adalah MENDIKBUD RI"


Jakarta - (17/1/2021)
Dalam diskusi webinar NGOPI SEKSI (Ngobrol pintar seputar kebijakan Edukasi) dengan tema, "dampak rekruitmen 1 juta guru pada program pembangunan SDM Unggul" minggu (17/1/2021), Anggota komisi X DPR RI Ferdiansyah dari Fraksi Golkar menyatakan ; "yang bertanggungjawab terhadap tendik & pendik adalah Mendikbud RI, bukan BKN bukan Menpan- RB", tuturnya.


Menteri Pendidikan adalah yang bertanggungjawab terhadap Pendidikan, mas nadiem adalah pembantu Presiden untuk mengurusi masalah Pendidikan, persoalan simpang siur data guru apakah kelebihan guru atau kekurangan guru semuanya kembali ke kemendikbud, kemendikbudlah yang harus bertanggungjawab dalam hal ini, kepemimpinan mas Menteri Nadiem lah  dalam hal ini, tambahnya.


Hadir dalam diskusi webinar tersebut Prof. Dr. Nunuk Suryani, M. Pd., (Sekretaris Ditjend GTK Kemendikbud RI), Dr. Muhammad Zain, S. Ag., M.Ag.,(Direktur GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag), Ferdiansyah, SE., MM.,(Anggota komisi X DPR RI), Prof. Dr. Supardi, M. Pd., (Ketua PPLP PGRI Pusat), Rizki Safari Rakhmat, M. Pd., (Ketua Umum FGHBSN Nasional), Satriwan Salim (Koordinator Nasional P2G), Zanipar Siadari (Epson Indonesia), dan dimoderatori Indra Charismiadji (Vox Point Indonesia).


Sementara Satriwan salim (Koornas P2G), mengatakan ; "PPPK dengan PNS jelas berbeda, dalam PPPK ada potensi diskriminatif yang sangat besar, diantaranya ada daerah yang cuma mau mengkontrak per 1 tahun, ada yang per 3 tahun, ini menjadi potensi daerah berlaku semena-mena terhdap PPPK, apalagi disebutkan bahwa pemberhentian bisa karena perampingan organisasi, misal sudah 23 tahun mengabdi diterima PPPK cuma dikontrak 1 tahun dan setelah itu diberhentikan, oleh karena nya PPPK tidak akan menutup kekurangan guru. semestinya ada afirmasi, guru yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun dan punya sertifikat pendidik tidak perlu test lagi untuk bisa diangkat sebagai PPPK". pungkasnya

Post Bottom Ad