Andreas : Formasi Untuk Guru Pada Pelaksanaan CPNS Tahun 2021 Harus Tetap Diadakan. - BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

Portal Berita Sai Bumi Ruwa Jurai

Breaking

Post Top Ad

Senin, 18 Januari 2021

Andreas : Formasi Untuk Guru Pada Pelaksanaan CPNS Tahun 2021 Harus Tetap Diadakan.

   


Jakarta - (18/11/21) Kementerian Pendidikan & Kebudayaan Republik Indonesia melakukan RDP dengan komisi X pada Senin (18/11/21), Rapat ini berfokus pada kelanjutan pembahasan mengenai program pengangkatan guru melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Rapat Dengar Pendapat ini dihadiri secara daring oleh anggota DPR RI komisi X dari seluruh fraksi, dikomandoi langsung oleh Ketua Komisi X DPR RI dari fraksi PKB H. Syaiful Huda.


Masing-masing fraksi diberikan kesempatan oleh Pimpinan rapat untuk menyampaikan masukan masukan dan aspirasi dari masyarakat ke Kementerian-Kementerian terutama ditujukan langsung untuk Kemendikbud.


"Guru Honorer yang sudah mengabdi untuk pendidikan bangsa memang harus sangat perlu diperhatikan dan diberikan jaminan hidup, perlu kita ingat bersama guru-guru honorer atau guru yang belum memiliki kejelasan status juga berada di sekolah-sekolah swasta". ujar My Esti Wijayanti dari Fraksi PDIP membuka masukan dari anggota DPR RI Komisi X untuk Kementerian


Dilanjutkan oleh rekan sefraksinya Andreas Hugo Pereira yang mengatakan "Penjelasan dan Sosialisasi tentang bedanya PPPK dan PNS kepada masyarakat harus dilaksanakan lebih maksimal agar pesannya sampai langsung kepada masyarakat dan tidak menimbulkan kebingungan. Lalu, harus dijelaskan juga apakah setelah menjadi pegawai PPPK para guru masih berpeluang dan memiliki hak untuk dapat mengikuti pendaftaran PNS, hal terpenting yang perlu saya sampaikan Formasi untuk Guru pada pelaksanaan CPNS Tahun 2021 harus tetap diadakan".

Hal tersebut yang telah disampaikan oleh para Anggota Dewan diatas selaras dengan apa yang diinginkan juga oleh anggota Dewan Komisi X dari Fraksi PKB, yang kali ini disampaikan oleh Drs. H Bisri Romly, MM yang juga termasuk Anggota Badan Anggaran, beliau mengatakan "Guru sebagai pahlawan tanda jasa yang sudah mencerahkan bangsa memang kita sebagai anggota dewan Komisi X  harus terus memperjuangkan Guru, terutama Guru Honorer. Ada dua hal penting yang saya tekankan untuk menjadi bahan pertimbangan, pertama kami meminta Guru Honorer tertutama yang tergabung dalam GTKHNK 35+ diangkat langsung sebagai Pegawai Negeri Sipil tanpa tes, lalu kedua Kuota dalam perekrutan PPPK ataupun CPNS harus mengedepankan nilai-nilai penyesuaian kebutuan daerah seperti tingkatan Guru dan juga bidang studi yang dibutuhkan, jangan sampai karna hanya kedekatan meluluskan calon-calon yang tidak kompeten dan tidak sesuai kebutuhan.


Dirjen Guru dan Tenaga Pendidikan mewakili Kemendikbud dalam Rapat Dengar Pendapat kali ini, Dihadiri secara daring juga oleh Dirjen Anggaran Kemenkeu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dep. Bidang SDM Aparatur KemenPAN RB dan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

Post Bottom Ad