Erupsi Krakatau Tidak Terkait Gempa Banten - BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

Portal Berita Sai Bumi Ruwa Jurai

Breaking

Post Top Ad

Sabtu, 03 Agustus 2019

Erupsi Krakatau Tidak Terkait Gempa Banten

Foto Ilustrasi Dok Lampos.co 



KALIANDA, dilansir berdasarkan (lampost.co) -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pantau Gunung Anak Krakatau (GAK) menyatakan erupsi gunung api yang berada di perairan Selat Sunda itu tidak ada kaitannya dengan gempa yang terjadi pada Jumat (1/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB.
"Bukan. Tidak ada pengaruh. Sebelum gempa semalam juga Krakatau sudah aktif. Kegiatanya masih seperti biasanya. Fluktuatif," kata Andi Suardi kepala Pos Pantau GAK di desa Hargopancuran kecamatan Ketapang, Lampung Selatan kepada lampost.co, Sabtu (3/8/2019).
Ia mengungkapkan krakatau erupsi sebelum gempa bumi berkekuatan 6,9 SR  terjadi sebelah barat Sumur-Banten pada Jumat (2/8/2019) malam, melainkan erupsi dengan amplitudo: 48 mm dan durasi: 77 detik itu terjadi pada Kamis (1/8/2019).
Erupsi karakatau itu juga diaertai d tremor harmonik dengan jumlah 3 kali amplitudo : 10-13 mm dan durasi : 33-38 detik. Kemudian disusul satu kali gempa Vulkanik Dalam : 20 mm, S-P : 2.3 detik dengan Durasi : 8 detik dan Tremor Menerus (Microtremor)* terekam dengan amplitudo 1-13 mm (dominan 3 mm).
"Sementara saat terjadi gempa, krakatau tidak erupsi, hanya mengalami 3 kali gempa vulkanik dangkal, satu kali vulkanik dalam, sekali gempa tektonik Jauh dan gempa tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-38 mm (dominan 7 mm)," ungkap Andi.
Saat ini, jelas Andi CCTV di GAK tertutup abu vulkanik dengan tingkat aktivitas Waspada  Level II." PVMBG masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah," ujarnya.

EDITOR

Abdul Gofur

Post Bottom Ad