Akibat Gempa 178 Rumah di Banten Rusak - BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

BERITA LAMPUNG | SABURAI ONLINE

Portal Berita Sai Bumi Ruwa Jurai

Breaking

Post Top Ad

Sabtu, 03 Agustus 2019

Akibat Gempa 178 Rumah di Banten Rusak

Warga beraktivitas di rumahnya yang rusak akibat diguncang gempa di Kampung Karoya, Mandalawangi, Pandeglang, Banten, Sabtu (3/8/2019). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman



SERANG, dilansir berdasarkan (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mencatat ada sekitar 178 bangunan terdiri dari rumah, sekolah, dan masjid yang rusak akibat gempa 6,9 skala richter yang terjadi pada Jumat, (2/8/2019).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Banten Kusmayadi merinci dari 178 bangunan yang rusak, dua di antaranya rusak sedang, sisanya rusak ringan. "Jumlah tersebut tersebar di beberapa kecamatan di tiga kabupaten," kata Kusmayadi, Sabtu, (3/9/2019).




Bangunan yang rusak ringan paling banyak di Kabupaten Pandeglang ada sekitar 139 bangunan rusak ringan dan satu rusak sedang tersebar di sekitar 17 kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
Kemudian di Kabupaten Lebak terdapat 31 bangunan rusak ringan dan satu bangunan rusak sedang yang tersebar di 13 kecamatan.
"Di Kecamatan Mandalawangi Pandeglang dari 51 bangunan yang rusak itu terdiri dari 43 rumah, empat madrasah, tiga masjid dan satu pondok pesantren," kata Kusmayadi.
Sedangkan di Kabupaten Serang ada enam bangunan rusak ringan dan satu bangunan rusak sedang tersebar di empat kecamatan yakni di Kecamatan Cikeusal, Carenang, Cinangka dan Kecamatan Pamarayan.
"Warga yang semalam mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan keadaan sudah kembali normal," kata dia.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya bersama BPBD kabupaten/kota sedang menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang membutuhkan bantuan sandang, pangan, termasuk bantuan dari Kementerian Sosial dan BNPB.

EDITOR

Abdul Gofur

Post Bottom Ad